Kenapa Harga BBM Di Malaysia Lebih Murah? Berikut Penjelasannya

Malaysia adalah negara pengekspor (Net Eksportir) minyak sedangkan Indonesia pengimpor (Net Importir)
PT Pertamina (Persero) mengungkapkan mengenai alasan harga BBM di Malaysia cenderung lebih murah dari Indonesia. Walaupun mengalami kenaikan, tetapi harga BBM di Indonesia masih tergolong lebih murah di kawasan Asia Tenggara.

Pertamina. Foto: instagram/@pertamina.

Times.id - Jika perbandingan harga BBM saat ini seperti:

• Pertalite (RON 90) Rp 10.000 /per liter

• Pertamax (RON 92) Rp 14.500 /per liter dan

• Solar (CN51) Rp 6.800 /per liter.

Sementara harga BBM di Malaysia, mengutip dari hargapetrol.my, Selasa 6 September 2022, yakni:

• BBM RON 95 di Malaysia dijual dengan harga RM 2,05 atau setara dengan Rp 6.797 /per liter

• BBM RON 97 dijual RM 4,30 atau setara dengan harga Rp 14.258 /per liter

• BBM jenis diesel dijual dengan harga RM 2,15 atau setara dengan harga Rp 7.129 per liter.

Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga (PPN) Subholding Commercial and Trading Pertamina Irto Ginting, menjelaskan jika dibandingkan secara keseluruhan besarnya subsidi yang digelontorkan oleh Malaysia sebenarnya tidak bisa menyamai subsidi yang sudah diberikan pemerintah Indonesia.

"Subsidi mereka (Malaysia) sebenarnya besar, tapi kalau dibandingkan seluruh subsidi yang dikeluarkan oleh Pemerintah Indonesia, itu jauh lebih besar," ucap Irto dalam keterangan, Selasa, 6 September 2022.

Irto juga menambahkan, Harga Jual Eceran (HJE) di Malaysia lebih murah. Selain itu produk yang dijual adalah BBM yang lebih ramah lingkungan dengan RON yang lebih tinggi.

Sebagai acuan pembanding, yang disubsidi Malaysia untuk bensin (gasoline), yakni BBM dengan RON 95 dan RON 97, sementara di Pertamina, hanya Pertalite dengan RON 90. Sementara untuk Pertamax dengan RON 92 tidak disubsidi, meski selisih harga jual dengan harga keekonomian diganti oleh pemerintah berupa kompensasi. Sedangkan untuk RON 98 seperti Pertamax Turbo tak masuk barang subsidi.

Penetapan harga eceran produk minyak bumi, bensin maupun solar di Malaysia telah berlaku sejak 1983 yang ditetapkan berdasarkan biaya operasional, margin untuk distributor produk minyak bumi, komisi untuk pemilik SPBU, pajak penjualan & subsidi.

Dengan komponen pemberian subsidi dan pengecualian pajak penjualan maka membuat harga BBM di Malaysia menjadi yang termurah dari negara-negara di kawasan Asia Tenggara.

Indonesia Dan Malaysia Tidak Bisa Dibandingkan

Irto juga menambahkan Fakta lain, yang membuat harga BBM tidak bisa membandingkan di Malaysia dengan Indonesia secara apple to apple.

1. Malaysia adalah negara pengekspor (Net Eksportir) minyak sedangkan Indonesia pengimpor (Net Importir).

2. Jumlah penduduk Malaysia sekitar 32 juta jiwa. jauh lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia yang mencapai sekitar 260 juta jiwa.

3. Populasi kendaraan, di Malaysia 33 juta kendaraan, sementara di Indonesia yakni sebanyak 145 juta kendaraan jumlah kendaraannya lebih dari empat kali lipatnya.

4. Luas dan kompleksitas pendistribusian di Malaysia yang lebih sederhana dibanding Indonesia. Seperti yang diketahui Malaysia hanya daratan sedangkan Indonesia negara kepulauan, sehingga lebih banyak ragam moda transportasi yang digunakan untuk distribusi yang otomatis menambah komponen biaya.