Powered by Blogger.

Mobile Menu

Terbaru

logoblog

PAN DKI Bantah Isu Anies Keluarkan Statement Diganjal Pilgub 2024

Oct 11, 2021

Usai menjadi pembicara dalam forum Workshop Nasional PAN awal pekan lalu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dihempas kabar tidak sedap. Isu beredar, Anies membahas soal adanya usaha mengganjal dirinya di Pilgub 2024 nanti. Namun, penasihat PAN Zita Anjani membantah tegas.


Moment Anies saat menjadi pemateri. Foto: IST

JAKARTA - Isu tersebut, dibantah langsung oleh p
enasehat Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta Zita Anjani. Ia menyatakan tidak ada diskusi soal Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta dalam forum Workshop Nasional PAN awal pekan lalu.

Dalam keterangan tertulisnya, Zita mengaku bahwa dirinya dalam acara tersebut moderator. Dan tahu persis apa pembahasan selama sesi berjalannya acara. Ia mengaku, bahkan tidak sedikitpun keluar kata-kata soal Pilgub 2024.

"Saya moderator dalam aara itu, jadi tahu persis pembahasan. Apalagi keluar statement dari Pak Anies yang mengaitkan Pilgub 2024 adalah usaha mengganjal dia. Itu tidak ada," ungkap Zita.

Lanjutnya, Zita meminta jika ada pihak yang menuding Anies menghubungkan Pilgub 2024 sebagai upaya mengganjal karier politiknya, supaya menonton video Workshop PAN secara utuh di Youtube. Disana akan terlihat secara jelas apa saja yang menjadi pembahasan. Zita juga meminta bagi pihak-pihak yang menuduh untuk menunjukkan videonya.

"Coba tunjukkan dimana pak Anies mengesankan seperti itu di videonya. Makanya kalau ada pihak yang menafsirkan secara bebas saat acara Bimtek PAN, itu ya salah banget," tegasnya.

Sebelumnya, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi lewat keterangan tertulis meminta Anies berhenti berbohong. Seakan Pemerintah Pusat sengaja memundurkan Pemilihan Gubernur sampai 2024.

Pras juga mengatakan, soal pelaksanaan Pilgub diatur dalam Undang-Undang Nomor 10 tahun 2016 yang disahkan setahun sebelum Anies menjadi Gubernur.

"Undang-undang ini dibuat sebelum Anies terpilih menjadi Gubernur DKI. Jangan membuat seakan-akan Pemerintah Pusat mengundurkan Pilgub DKI untuk mengganjal ambisi politik Anies," kata Politisi PDI Perjuangan ini.