Powered by Blogger.

Mobile Menu

Terbaru

logoblog

SEMMI Nobar Film Ini, Dandim Cerita Bambu Runcing Taklukkan Lawan Bersenjata Api

Nov 13, 2021

Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia atau SEMMI memperingati Hari Pahlawan dengan nonton bareng alias nobar di Gedung Serba Guna Kodim 0110/Abdya, Blang Pidie, Jumat (12/11) malam.


Poster nonton bareng film Tjokroaminoto. FOTO: IST

BLANG PIDIE - Film yang diputar dalam nobar itu adalah film Guru Bangsa Tjokroaminoto. Peringatan hari Pahlawan bertemakan "Spirit Nasionalisme Dalam Bingkai Berbangsa dan Bernegara" diikuti sekitar 50 peserta.


Selain Dandim 0110/Abdya, Letkol Inf Ahmad Hisom Baihaki, turut juga hadir Ketua PW SEMMI Aceh, Husnul Jamil, Ketua PC SEMMI Abdya, Akmal Al-Qarasie, Ketua PC PMI Abdya, Harfendi, Personil Kodim 0110 /Abdya, Anggota PC SEMMI Abdya dan Anggota PC Pemuda Muslimin Indonesia Abdya.


Dandim 0110/Abdya, Letkol Inf Achmad Hisom Baihaki dalam sambutannya mengatakan bahwa perjuangan bangsa Indonesia dalam merebut kemerdekaan ini sangat panjang. 


"Dahulu para pejuang berjuang dengan senjata seadanya seperti bambu runcing, sedangkan lawan kita menggunakan senjata api, tetapi atas ijin Allah SWT kita bisa memenangkan perjuangan itu," kata Letkol Ing Achmad, kemarin.


Sebagai warga TNI-AD, ia mengucapkan terima kasih kepada para mahasiswa karena mau memperingati Hari Pahlawan walaupun dengan kegiatan yang sederhana. Karena semangat juang para pendahulu harus tetap diteladani meski tidak ada pertempuran melawan musuh. 


"Gelorakan semangat perjuangan ini karena tugas kita saat ini berjuang untuk mempertahankan bangsa ini, semua tergantung dari pada semangat pemuda saat ini," lanjutnya.


Sementara Ketua PW SEMMI Aceh Husnul Jamil menyampaikan terima kasih kepada Dandim 0110/Abdya beserta jajaran yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut.


"Berada di lingkungan Kodim Abdya seperti kembali ke masa lalu karena saya pernah menjadi Saka Wira Kartika Kodim 0110/Abdya yang telah membentuk karakter saya," ucapnya.


Husnul melanjutkan, kemerdekaan Indonesia tidak diberikan secara cuma-cuma oleh Belanda dan Jepang. Melainkan direbut oleh para pahlawan. Hampir seluruh perjuangan Indonesia, ingatnya tidak lepas dari peran para Ulama Islam. 


"Kegiatan seperti ini merupakan bentuk rasa menghormati jasa para pahlawan kita yang telah berjuang, dan kami SEMMI selalu berada di garda terdepan menjaga keutuhan NKRI," lanjutnya.


Giliran Ketua PC SEMMI Abdya, Akmal Al-Qarasie menyebutkan bahwa Tjokroaminoto merupakan sosok pejuang bangsa pada masa lalu. Pemuda sebutnya harus punya semangat para pejuang bangsa dan mewariskan kepada generasi.


"Terakhir dari saya Setinggi-tinggi ilmu, semurni-murni tauhid, sepintar-pintar siasat, menunjukkan integrasi komprehensif antara ilmu akademis, aplikatif, beretika dan bermoral merupakan kata-kata dari Guru Bangsa kita yaitu H.O.S Tjokroaminoto," tandasnya.