Powered by Blogger.

Mobile Menu

Terbaru

logoblog

Harapan Dunia Usaha Ketika PPKM Kembali Diperpanjang

Aug 31, 2021

Pengusaha menanti kebijakan pemerintah apakah PPKM diperpanjang atau levelnya diturunkan dengan harap-harap cemas tadi malam. Jika Pemerintah tetap memperpanjang, dunia usaha berharap adanya kelonggaran yang diperluas. 


Sarman Simanjorang. FOTO: INSTAGRAM

SEIRING dengan Pembelajaran Tata Muka (PTM) yang sudah dimulai dan diujicoba di Jakarta dengan prokes yang ketat. Kami juga berharap agar perkantoran non-esensial dan kritikal juga sudah bisa dibuka dan diujicoba antara 25 persen sampai 50 persen.


Termasuk pengunjung mall yang boleh makan ditempat (dine in) bisa ditingkatkan menjadi 50 persen. Ini akan semakin menambah gairah ekonomi.

 

Jika hal ini diperbolehkan, akan berdampak terhadap sektor usaha yang lain seperti jumlah pengunjung mall berpotensi semakin meningkat, penjual makanan/minuman digedung perkantoran dapat buka kembali, penumpang transportasi akan meningkat dan akan memberikan kontribusi terhadap tumbuhnya konsumsi rumah tangga.

 

Disamping UKM pedagang makanan dan minuman di gedung perkantoran,masih ada beberapa sektor usaha yang masih menunggu kelonggara diperluas. Agar memungkinkan usaha mereka beroperasi.


Seperti aneka jasa Event Organizer/MICE penyelenggara pameran dan kontraktor turunannya, penyelenggara seminar, event pertunjukan, pernikahan, dan pusat wisata, dimana disana banyak pelaku UKM kreatif.


Termasuk pengelola gedung pertemuan dan pelaku usaha hiburan seperti bioskop dan hiburan malam yang sudah 1,5 tahun ini belum diperbolehkan buka. Nasib para pelaku usaha disektor ini juga harus diselamatka.  Karena mereka juga memiliki tenaga kerja yang tidak sedikit. 


Pemerintah sudah harus menyentuh dan memperhatikan nasib mereka dan memberikan bantuan dalam bentuk relaksasi atau insentif. Jika pemerintah membuka kelonggaran yang diperluas, pelaku usaha akan patuh dan taat melaksanakan peraturan PPKM secara ketat.


Seperti kewajiban pengunjung di mall dan perkantoran untuk divaksin, prokes yang ketat dan jam operasional yang sesuai dengan yang ditentukan. 


Kita harus kawal bersama agar tren kasus Covid-19 semakin menurun dan terkendali. Supaya level PPKM dipastikan semakin menurun. Tidak balik naik kembali.


Semoga pemerintah dapat memberikan keputusan yang terbaik berimbang untuk kesehatan dan masa depan ekonomi.


Sarman Simanjorang

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pengembangan Otonomi Daerah, Ketua Umum DPD HIPPI DKI Jakarta