Selain Kasat Narkoba Karawang, Inilah Beberapa Petinggi Polisi yang Pernah Terjerat Kasus Narkoba

Polisi yang terjerat kasus narkoba sudah berulangkali terjadi
Setelah kasus kematian Brigadir J yang diduga melibatkan jenderal bintang 2 Irjen Ferdy Sambo, kini korps Bhayangkara kembali dicoreng oleh keterlibatan perwira dalam dugaan kasus narkoba. Tak tanggung-tanggung, perwira yang diduga terlibat itu adalah Kasat Narkoba Polres Karawang.

Ilustrasi polisi. Foto: Freepik.com

TIMES.ID - Ternyata kasus narkoba yang menjerat petinggi korps baju cokelat bukan kali pertama terjadi. Akan tetapi sudah berulang kali.

Beberapa diantaranya akan kita bahas dalam artikel ini.

Lalu, siapa dan di mana saja kasus narkoba yang melibatkan anggota Polri?

Inilah 3 deretan Polisi yang terjerat kasus narkoba

1. 5 anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Surabaya

Sebanyak 5 polisi ditengarai menggunakan sabu pada Mei 2021 lalu yang berasal dari Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Surabaya.

Dalam operasi senyap Pengamanan Internal Propam Mabes Polri, di dalam sebuah kamar hotel di, kela polisi tersebut diciduk sedang menggunakan narkotika jenis sabu.

Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Memo Ardian mengaku kecolongan terkait kasus ini.

“Ada dua perwira dan satu anggota yang diamankan, dan saya dipanggil sebagai saksi. Selaku pimpinan saya harus dampingi anggota saya. Hasil tes urine saya negatif,” ujarnya.

2. Polisi Pesta Narkoba dengan Mahasiswi

Iptu Eko Julianto, perwira petinggi Polisi dituntut 11 tahun penjara sebelumnya menjabat di Polrestabes Surabaya. Ia di sidang di Pengadilan Negeri Surabaya.

Ia kepergok pesta narkoba bersama mahasiswa di kamar hotel di Surabaya.

Dalam berkas tuntunan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Hari Rahmat Basuki menyatakan terdakwa Eko Julianto melanggar pasal kumulatif, yaitu Pasal 112 ayat 2 UU nomor 35/2009 tentang Narkotika jo Pasal 62 UU nomor 5/1997.

3. 12 Anggota Polda Sumsel

Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri S memecat sebanyak 12 anggotanya.

Hal tersebut dilakukan karena para anggotanya terjerat kasus narkoba dan telah menjalani persidangan.

Nama-nama anggota tersebut di antaranya Hendriansyah, mantan Bintara Polrestabes Palembang Cristian Ade Putra, dan sejumlah nama lainnya.