Segera Ungkap Motif Penembakan Ustad, PBNU: Ini Bukan Soal Ustad Atau Tidak Ustad

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Marsudi Syuhud meminta agar pihak berwenang segera mengusut secara tuntas kasus penembakan Ustad di Tangerang, Banten.


Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Marsudi Syuhud. FOTO: INSTAGRAM @marsudisyuhud.

JAKARTA - Desakan ini, sebutnya bukan lantaran korban adalah ustad. Menurutnya, apapun status korban, baik ustad maupun bukan ustad, kasus tembak mati begini harus segera ditemukan titik terangnya.


"Siapapun. Apalagi sampai meninggal itu. Pihak berwenang harus mengusut tuntas. Baik Ustad maupun tidak ustad. Apa sih persoalannya kok sampai tembak mati," harap KH Marsudi, Minggu (19/9).


Motif dan pelaku harus segera ditemukan. Tujuannya untuk mengantisipasi munculnya aneka prasangka di tengah masyarakat.


"Kita harap, kepolisian menunjukkan ke publik apa motif penembakannya," sambungnya.


Tindakan kekerasan terhadap pemuka agama kembali terjadi. Kali ini menyasar Ustad Alex di Tangerang, Banten, Sabtu (19/9) lalu. Penembakan dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK), selepas menunaikan shalat magrib. Sekitar pukul 18.30 WIB.


Timah panas menembus punggung Ustad Alex, ketika ia tengah berjalan pulang menuju rumah bersama anaknya yang masih berusia 5 tahun.


Sesaat setelah suara tembakan, sang ustad roboh di depan rumahnya, di Jalan Nean Saba, Kunciran Tangerang Pinang Kota Tangerang. "Saya kena tembak, saya kena tembak," ucap sang Ustad, dalam keadaan bersimbah darah.


Sejurus kemudian, Ketua Majelis Taklim Masjid Nurulyaqin itu dilarikan ke Rumah Sakit Mulya Pinang, Tangerang. Sayang, nyawanya tak tertolong. Sekitar pukul setengah 8 malam, korban dinyatakan meninggal dunia.