Powered by Blogger.

Mobile Menu

Terbaru

logoblog

Kena OTT KPK, Estapet Kekuasaan Bupati Probolinggo Terhenti

Aug 30, 2021

KPK kembali tangkap tangan 2 pejabat negara yaitu Bupati Probolinggo dan suaminya anggota DPR RI Hasan Aminuddin atas dugaan jual beli jabatan. Penangkapan ini menghentikan estafet kekuasaan yang sudah berjalan hampir 2 dekade.


Bupati Probolinggo dan Suami. Foto: IST

JAKARTA-, Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) kembali menjerat Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Probolinggo Jawa Timur Puput Tantriana Sari. Puput diringkus bersama suami yang menjabat sebagai anggota DPR RI Partai Nasdem, dan juga beberapa orang lainnya. Dugaan sementara terkait jual beli jabatan.

Senin 30 Agustus 2021, Juru KPK Ali Fikri membenarkan atas Penangkapan Bupati Probolinggo bersama suami dan sejumlah orang lainnya. ada sekitar 10 orang yang diamankan diantaranya kepala daerah, beberapa ASN Pemkab Probolinggo dan pihak-pihak terkait lainnya.

"Ia benar, tim KPK melakukan OTT terhadap beberapa pihak, yang diduga pelaku tindak pidana korupsi di wilayah Jawa Timur," kata Ali Fikri PLT Jubir KPK lewat pesan whatsapp.

Saat ini, tim KPK dan pihak yang diamankan masih berada di Jawa Timur. Mereka masih melakukan permintaan keterangan kepada pihak-pihak yang dimaksud. Nantinya, dalam waktu 1 x 24 jam akan segera ditentukan sikap terhadap hasil kegiatan penyelidikan tersebut.

Lanjutnya, mengenai detailnya kasus penangkapan dan siapa saja, serta barang bukti yang diamankan, dirinya belum bisa disampaikan. Karena tim masih bekerja di lapangan.

"Mengenai kasus, barang bukti dan siapa saja yang diringkus belum bisa kita sampaikan, karena masih kita lakukan perkembangan, nanti kami sampaikan lebih lanjut," ucapnya.

Penangkapan Puput Tantriana sangat mengejutkan, karena Puput menjabat Bupati Probolinggo sejak tahun 2013. Sekarang ini menjabat periode kedua, yakni 2018-2023. Menariknya, Puput Tantriana melanjutkan tongkat estafet kekuasaan suaminya Hasan Aminuddin, yang saat ini anggota DPR RI dari Partai Nasdem (periode 2014-2019 dan periode 2019-2024).

Sebelumnya, Hasan merupakan juga Bupati Probolinggo dua periode, yaitu tahun 2003-2008 dan 2008-2013. Sebelum itu, Hasan Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo periode 1999 hingga 2003.