Diberdayakan oleh Blogger.

Mobile Menu

Terbaru

logoblog

Mega Menangis Dalam Orasi Ilmiah Profesor Kehormatan

11 Jun 2021

Presiden kelima Megawati Soekarnoputri menangis di akhir orasi ilmiahnya, saat acara pengukuhan gelar profesor kehormatan dari Universitas Pertahanan, Jumat 11 Juni 2021. 


Megawati Soekarnoputri saat menyampaikan orasi ilmiah dalam acara pengukuhan gelar profesor kehormatan di Universitas Pertahanan, Sentul, Bogor, Jumat (11/6). FOTO: NET

SENTUL- Megawati terpantau tiba di Kampus Universitas Pertahanan (Unhan), Sentul, Bogor sekitar pukul 1 siang. Ia didampingi oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Ibu Banteng ini terlihat anggun mengenakan toga dan baju wisuda guru besar. Meskipun wajahnya tertutup masker hitam.

Acara baru dimulai, sekitar pukul 2 siang. Usai beberapa rangkaian acara, Mega mendapat giliran menyampaikan orasi ilmiahnya.

Profesor kehormatan bidang kepemimpinan stratejik ini bicara banyak hal dalam orasi panjang sekitar 60 menit itu. Mulai dari membahas falsafah cakra manggilingan, sebuah filosofi hidup yang dinamis seperti roda berputar. Dimana, ia pernah jatuh bangun dalam perjalanan hidup. Pernah di bawah, juga pernah di puncak kekuasaan sebagai presiden.

Ia juga menyinggung soal perubahan iklim, cerita di balik penunjukannya sebagai Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), usahanya menwujudkan lembaga riset yaitu Badan Riset dan Inovasi Nasional, konflik Papua, kemiskinan, kearifan lokal, alutsista hingga mandataris MPR.

"Saya adalah mandataris MPR terakhir dalam menangani krisis multidimensi saat itu," ingat Mega dalam orasi ilmiahnya, Jumat (11/6).

Di akhir pidato, ia menyebut satu persatu orang-orang dekatnya, termasuk profesor yang telah ikut hadir dalam penganugrahan gelar profesor kehormatan Unhan. Namun, suaranya baru tercekat ketika menyampaikan terima kasihnya kepada anak-anak banteng.

"Terutama anak-anak Partai PDI Perjuangan yang selalu mendukung saya, terima kasih," ucapnya, terisak-isak dengan suara serak tak kuasa menahan tangisnya.

Ada banyak tokoh yang hadir dalam acara penganugerahan gelar profesor kehormatan Unhan ini. Mulai dari Ketua MPR Bambang Soesatyo, Ketua DPR Puan Maharani, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, sejumlah elit PDIP dan guru besar.

Anak buah Jokowi juga banyak yang hadir. Selain Prabowo, Menteri Pendidikan Kebudayaan dan Ristekdikti Nadiem Makarim, Menteri Sosial Tri Rismaharini, Menteri PPPA I Gusti Ayu Bintang Darmawati, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Sosial Tri Rismaharini, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo, dan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono juga tampak hadir.

Sementara Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengikuti acara tersebut secara virtual.

Dari unsur militer, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jendral Budi Gunawan, Kepala Staf Angkata Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Yuyu Sutisna, dan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksmana TNI Siwi Sukma Adji juga terlihat dalam acara itu. (*)