Solid Dukung AHY, BMI: Pecat Barisan Pengkhianat!

Bintang Muda Indonesia (BMI) meminta barisan pengkhianat di Partai Demokrat segera dipecat.


SALAM KOMANDO - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) salam komando dengan Ketua Umum Bintang Muda Indonesia (BMI) Farkhan Evendi di Sofyan Hotel, Jakarta Pusat, Kamis (25/2) malam. Foto: IST

JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menghadiri peringatan satu tahun berdirinya BMI, salah satu organisasi sayap Partai Demokrat, di Sofyan Hotel, Jakarta Pusat, Kamis (25/2) malam. Ketum AHY hadir didampingi beberapa pengurus DPP Partai Demokrat.

Dalam sambutannya, Ketum AHY menyampaikan harapannya semoga BMI benar-benar bisa tumbuh menjadi organisasi yang merepresentasikan namanya, yaitu menjadi bintang muda yang mampu memberi energi positif, kreatifitas, dan keberanian.

"Saya mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Ketua Umum BMI Cak Farkhan Evendi atas kesempatan ini, tentu juga diiringi dengan doa dan harapan semoga BMI benar-benar bisa seperti namanya. Organisasi yang melahirkan kader-kader muda yang memberi energi positif, kreatifitas, dan keberanian, menyuarakan kebenaran dan memperjuangkan keadilan," kata AHY.

Lebih jauh AHY menyampaikan kebanggaannya dan memberikan arahan agar BMI bisa terus konsisten menyebarkan gagasan dengan mengisi ruang publik, utamanya media sosial dengan kegiatan yang positif.

"Saya bangga, BMI ini walaupun baru satu tahun sudah mampu berada di 16 provinsi. Terus lah lakukan upaya untuk penguatan jejaring organisasi di berbagai provinsi lainnya. Tetapi yang saya ikuti juga, BMI tidak hanya melakukan konsolidasi di akar rumput tetapi juga mengisi ruang publik, mengisi media sosial dengan berbagai kegiatan yang serba positif. Itu bagus dan saya minta itu untuk terus ditingkatkan," sambungnya.

Selain itu, Ketum AHY juga memberi pesan agar BMI menjadi organisasi yang memiliki karakter dan kepribadian, karena itu lah yang akan menjadikan organisasi mampu bertahan. “Pesan saya yang terakhir, jadilah organisasi yang punya karakter dan kepribadian. Karena itu lah yang akan membuat organisasi langgeng dan tidak akan terombang ambing oleh kepentingan pribadi semata," pinta AHY.

Sebelumnya, memperingati satu tahun berdirinya organisasi ini, BMI menggelar berbagai rangkaian kegiatan mulai dari doa bersama, berbagi bingkisan dengan para tenaga medis, santunan anak yatim, hingga penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat terdampak Covid-19 dan korban bencana alam.

Dalam kesempatan itu, Ketua Panitia perayaan Eben Eser Ginting menyampaikan bahwa perayaan ulang tahun BMI yang ke-1 ini mengangkat tema "Gelora Arunika Nusantara" dan tagline #1TahunBMIBersamaRakyat. “9 Arti dari tema tersebut adalah “Gejolak Terbitnya Cahaya Matahari Nusantara”. Melalui tema tersebut, BMI berharap dapat menjadi cahaya penerang bagi masa depan generasi penerus bangsa dan Tanah Air,” tutur Eben.

Selain itu, pada kesempatan yang sama Ketua Umum BMI Farkhan Evendi menegaskan bahwa kelahiran BMI dimaksudkan juga untuk membangun kader-kader muda yang militan. “BMI adalah bagian dari upaya Partai Demokrat untuk mendidik dan melahirkan kader-kader muda yang ideologis dan memiliki militansi serta loyalitas yang tinggi. Demi mengawal perjuangan organisasi menuju cita-cita luhur, sebagaimana yang telah digariskan oleh BMI dan Partai Demokrat," tutur Farkhan.

Lebih jauh lagi, Farkhan juga menyinggung dinamika yang terjadi di Partai Demokrat akhir-akhir ini. Ia menegaskan bahwa gerakan pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat adalah bentuk penghianatan, tidak hanya terhadap kepemimpinan Ketum AHY, tetapi juga penghianatan terhadap cita-cita luhur yang telah digariskan Partai Demokrat. “BMI solid mendukung setiap langkah AHY dalam menjaga kedaulatan dan martabat Partai Demokrat dari gangguan para penghianat,” tegasnya. 

"Untuk itu, kami meminta agar barisan para penghianat tersebut segera dipecat. Agar para kader dan simpatisan yang sudah terhimpun hari ini, kembali fokus dan solid untuk menjadi satu kekuatan besar dalam rangka memperjuangkan harapan rakyat dan mengawal cita-cita luhur Partai Demokrat," tutur Farkhan.