Powered by Blogger.

Mobile Menu

Terbaru

logoblog

Presiden Shalat Jumat Di Istana, Wapres Khatibnya

14 August 2020
Dalam khutbahnya, Wapres Maruf menyampaikan pentingnya rasa syukur atas nikmat kemerdekaan yang diberikan Allah untuk Indonesia.

  • Presiden Joko Widodo ketika menunaikan shalat Jumat di Masjid Baiturrahim, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta. Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin bertindak sebagai khatib. Foto: BPMI

JAKARTA - Usai menyampaikan pidato kenegaraan di Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI, Presiden Joko Widodo sempat melaksanakan shalat Jumat di Masjid Baiturrahim, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (14/8).

Tiba sekira pukul 12.01 WIB, Kepala Negara yang datang bersama Menteri Sekretaris Negara Pratikno tampak mengenakan masker dan tetap menjalankan protokol kesehatan. Setibanya di masjid, Presiden terlebih dahulu melaksanakan salat sunah tahiyyatul masjid.

Dalam pelaksanaan salat Jumat di Masjid Baiturrahim kali ini, Wakil Presiden Ma'ruf Amin bertindak sebagai khatib dan membawakan khotbah dengan tema "Rasa Syukur dan Refleksi Kemerdekaan".

Kemerdekaan Indonesia yang pada tahun ini kembali diperingati untuk yang ke-75 kalinya merupakan nikmat dan berkah Allah Swt. Untuk itu, bangsa Indonesia sepatutnya bersyukur atas nikmat yang diberikan-Nya tersebut.

"Ketetapan Allah tidak turun begitu saja, melainkan ada upaya perjuangan yang gigih dari para pejuang bangsa," ucap Ma'ruf Amin dalam khotbahnya.

Semangat juang yang dimiliki para pejuang dan pendiri bangsa ini juga tidak boleh dilupakan. Dengan semangat juang itu pula, para pendiri bangsa dapat meletakkan dasar-dasar negara yang saat ini kita jadikan pedoman bangsa.

"Kita juga harus bersyukur karena para pendiri bangsa dengan semangat persatuan dan kesatuan telah berhasil menegakkan dasar-dasar negara kita. Pancasila sebagai dasar negara yang merupakan titik temu yang berbeda-beda. Begitu juga dengan UUD 1945," tuturnya.

Selain itu, di tengah pandemi saat ini, Ma'ruf Amin juga berpesan agar bangsa Indonesia tetap menjaga kerukunan dan persatuannya. Bangsa Indonesia harus meyakini bahwa setiap ada kesulitan, maka di situlah terdapat kemudahan yang akan ditunjukkan oleh-Nya.

"Kita yakin bahwa Covid-19 ini merupakan ujian dan cobaan dari Allah kepada bangsa indonesia dan bangsa lain di dunia. Kita yakin Covid-19 insyaallah akan berlalu," tandasnya.

Selesai shalat, Presiden Joko Widodo kembali menuju kompleks Parlemen, untuk menyampaikan Pengantar Pemerintah atas RUU APBN Tahun Anggaran 2021 disertai Nota Keuangan dan Dokumen Pendukungnya.

Pidato tersebut disampaikan pada Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR RI Tahun Sidang 2020-2021 yang dibuka oleh Ketua DPR RI Puan Maharani. SAR